Postingan

Gambar
Fungsi dan Makna Dapetan sumber : https://scontent-sea1-1.cdninstagram.com/vp/4c4cbc9db80d68aec317bf0913c91567/5D5AEAE9/t51.2885-15/e35/42652404_306040986661610_7721562669806751513_n.jpg?_nc_ht=scontent-sea1-1.cdninstagram.com&ig_cache_key=MTkxMDYyOTgzMjE3NDEyMTU2Mg%3D%3D.2 Pengertian Dapetan Dapetan berasal dari akar kata “dapet” mendapatkan akhiran An, yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti yang didapatkan, ditemukan atau dihasilkan. Banten Dapetan sebagai lambang/nyasa dari Karma Wasana, semua yang kita alami, yang  kita temukan/dapatkan dan kita hasilkan dalam kehidupan ini. Baik ataupun buruk. Suka maupun duka. Pintar ataupun bodoh. Kaya maupun miskin. Keberhasilan ataupun kegagalan. Semua itu tiada lain juga disebabkan oleh Karma wasana kita sendiri, yang harus kita terima pada kehidupan sekarang ini. Hendaknya kita dapat mensyukurinya, dengan mensyukuri dua dimensi kehidupan yang menimpa kehidupan kita, sebagai hasil dari...
Gambar
Fungsi dan Makna Banten SARASWATI sumber: https://paduarsana.files.wordpress.com/2013/01/sarasvati.png Pengertian hari raya  SARASWATI Hari raya   Saraswati   adalah hari yang penting bagi umat hindu, khususnya bagi siswa sekolah dan penggelut dunia pendidikan karena Umat  Hindu  mempercayai hari Saraswati adalah turunnya ilmu pengetahuan yang suci kepada umat manusia untuk kemakmuran, kemajuan, perdamaian, dan meningkatkan keberadaban umat manusia. Hari raya Saraswati diperingati setiap enam bulan sekali, tepatnya pada hari Saniscara Umanis wuku Watugunung. Di hari Saraswati biasanya pagi2 para siswa sekolah sudah sibuk mempersiapkan upacara sembahyang di sekolah masing2, sehabis itu biasanya para siswa melanjutkan sembahyang ke pura2 lainnya. Dan pura yang menjadi paforit adalah pura Jagatnatha yang ada dipusatkota. Di sekolah, di pura, di rumah maupun di perkantoran semua buku,   lontar , pustaka2 dan alat2 tulis di taruh pada su...
Gambar
Fungsi dan Makna Gebogan sumber: https://media1.picsearch.com/is?XHicS4KRCVyFlYLl0wEy2e4APvjW8gsYRhLEsWQzF7A&height=218 Makna Gebogan / Pajegan Makna atau filosofi   Banten gebogan juga terlihat dari bentuknya yang menjulang seperti gunung, makin keatas makin mengerucut (lancip), dan di atasnya juga diletakkan canang  dan sampiyan sebagai wujud persembahan dan bhakti kehadapan Tuhan sang pencipta alam semesta. Gebogan biasanya diusung(suun) oleh para ibu-ibu dan gadis-gadis  Bali   untuk dihaturkan ke pura saat upacara piodalan atau upacara dewa yadnya lainnya sebagai bentuk rasa syukur atas berkat yang telah diberikan oleh Ida Sang Hyang Widhi Tuhan Yang Maha Esa. Tinggi rendahnya Gebogan /Pajegan tergantung dari keiklasan dan kemampuan dari masing-masing individu membuat Gebogan, karena nilai dari sebuah Gebogan/Pajegan tidaklah diukur dari tinggi atau rendahnya akan tetapi  dari keiklasan hati dalam menunjukkan rasa syukur.Dan seleb...
Gambar
 Makna Banten Pejati Sumber: https://media2.picsearch.com/is?G26O6Fs3siLvhsmB37xphYaVrCAJSlJIALkelM7ZDeM&height=170  Pejati berasal bahasa Bali, dari kata “jati” mendapat awalan “pa-“. Jati berarti sungguh-sungguh, benar-benar. Awalan pa- membentuk kata sifat jati menjadi kata benda pajati, yang menegaskan makna melaksanakan sebuah pekerjaan yang sungguh-sungguh. Banten Pejati sering juga disebut “Banten Peras Daksina”. Banten Pejati adalah sekelompok banten yang dipakai sarana untuk menyatakan rasa kesungguhan hati kehadapan Hyang Widhi dan manifestasiNya, akan melaksanakan suatu upacara dan mohon dipersaksikan, dengan tujuan agar mendapatkan keselamatan. Banten pejati merupakan banten pokok yang senantiasa dipergunakan dalam Panca Yadnya. Unsur-unsur banten pejati, yaitu: Daksina : Daksina disebut Juga “YadnyaPatni” yang artinya istri atau sakti daipada yadnya. Daksina juga dipergunakan sebagai mana persembahan atau tanda terima kasih, selalu men...

Fungsi dan Makna Canang

Gambar
Fungsi dan Makna Canang   Fungsi canang,yaitu sebagai sarana persembahyangan di Bali.canang memiliki peran yang sangat penting dalam ritual keagamaan umat Hidu di Bali sehingga juga  disebut kanista atau"inti upakara". Dalam ajaran agama Hindu di Bali canang mengandung makna,yaitu: Sebagai lambang menumbuhkan  keteguhan,kelanggengan dan kesucian pikiran. Sebagai lambang perjuangan hidup manusia dengan selalu memohon perlindungannya. Sebagai lambang suatu usaha umat manusia untuk menerapkan ajaran agama Hindu dalam bentuk banten.  Unsur-unsur dari canang mempunyai makna,yaitu: Porosan,biasanya terbuat dari daun sirih,kapur,dan gambir yang melambangkan Tri Premana ,yang terdiri dari Bayu,Sabda dan Idep.Porosan jugak melambangkan Tri Murti ,yaitu Siwa(kapur),Wisnu(sirih) dan Brahma(gambir). Bunga merupakan salah satu bagian yang membuat canang terlihat lebih menarik.Dan setiap waran bunga pada pada cang mempunyai makna,antara lain: ...